in

Bagaimana cara kerja test pack?

Erapee – Kehamilan merupakan moment paling dinanti oleh pasangan suami istri. Deteksi kehamilan sejak dini sangat perlu dilakukan untuk dapat mengantisipasi segala tindakan yang harus dilakukan ibu hamil. Umumnya para wanita akan memilih menggunakan alat deteksi kehamilan yang praktis dan bisa dilakukan sendiri tanpa harus pergi ke rumah sakit atau dokter. Test pack menjadi pilihan nomer satu sebagai alat deteksi kehamilan yang praktis dengan hasil yang akurat. Tapi sudah tahukah Anda bagaimana cara kerja test pack sehingga mampu mendeteksi kehamilan? Mari kita simak ulasan berikut

Kehamilan merupakan proses yang dialami hampir semua wanita. Kehamilan dapat terjadi saat sel telur bertemu dengan sperma kemudian terjadi pembuahan dan menyebabkan kehamilan. Pada saat hamil sudah dapat dipastikan tubuh akan mengalami perubahan secara menyeluruh, baik secara fisik maupun hormon. Hormon utama yang mengalami perubahan ialah hormon esterogen, progesteron, dan somatotropin. Efek dari perubahan hormon pada ibu hamil ialah timbulnya morning sickness berupa rasa mual, muntah, pusing, dsb.

Kehamilan juga berkaitan dengan peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin). HCG merupakan suatu hormon yang dihasilkan oleh jaringan plasenta yang masih muda dan dikeluarkan oleh urine. Adanya HCG berdampak pada meningkatnya produksi progesteron oleh indung telur sehingga menekan menstruasi dan menjaga kehamilan. Kehamilan akan ditandai dengan meningkatnya kadar HCG dalam urine pada trimester I, kemudian HCH disekresikan 7 hari setelah ovulasi. Pemeriksaan HCG dengan metode  immunokromatografi merupakan cara paling efektif untuk mendeteksi kehamilan dini. Selain itu, tingginya kadar HCG yang tinggi inilah yang menyebabkan timbulnya rasa mual dan muntah pada ibu hamil.

Sumber gambar : http://akuinginhamil.com

Untuk mendeteksi kehamilan dini paling sering ditemui ialah dengan menggunakan pemeriksaan urine. Cara terpraktisnya adalah menggunakan test pack. Test pack merupakan salah satu alat test kehamilan dengan mendeteksi keberadaan hormon HCG dalam urine. Bentuk test pack ada dua macam yakni :

  • Bentuk strip, penggunaannya dilakukan dengan cara dicelupkan ke dalam urine yang telah ditampung pada sebuah wadah atau disentuhkan pada saat buang air kecil.
  • Bentuk compact, digunakan dengan cara meneteskan urine langsung pada bagian tertentu dari alat tersebut.
Sumber gambar : http://sehatki.com

Test pack mampu mendeteksi konsentrasi HCG dalam satuan miliInternational (mlU), semakin kecil nilainya maka test pack tersebut semakin sensitif. Kadar minimal beta HCG dalam urine untuk menghasilkan hasil yang positif berkisar antara 20-100 mlU/mL (biasanya pada test past tertulis batas minimal 5 mlU/mL). Keberadaan HCG dalam urine yang terdeteksi oleh test pack inilah yang mampu memberikan hasil berupa positif atau negatif pada alat. Hasil positif dan negatif tersebut ditandai dengan adanya garis pada test pack yang berupa :

  • Negatif, hanya terdapat satu tanda merah yang muncul pada bagian control line (C) dan tidak tampak garis merah pada test line (T) (sensitifitas 0 mlU/mL)
  • Positif, terdapat 2 tanda merah, satu pada bagian test line (T) dan satu pada bagian control line (C) (sensitifitas 25 mlU/mL)

Garis control (C) yang muncul mengisyaratkan test dilakukan dengan benar, sehingga muncul garis tersebut. Garis control (C) akan tampak bila test pack mendapatkan cukup urine untuk diuji. Sedangkan garis test (T) akan mampu mendeteksi hasil jika antibodi di dalamnya bereaksi dengan HCG dalam urine.

Sumber gambar : http://mediskus.com

Hasil test kehamilan menggunakan test pack dapat dipengaruhi oleh bebapa faktor diantaranya adalah :

  • Cara penggunaan, penggunaan test pack yang benar sebaiknya diterapkan untuk mendapatkan hasil yang akurat. Seperti membaca petunjuk penggunaan dengan benar, waktu membaca hasil, dan tanggal kadaluarsa alat tes. Terlalu banyak minum sebelum tes juga bisa mempengaruhi keakuratan tes. Kandungan air yang terlalu banyak dalam urine dapat mengencerkan kadar HCG sehingga sulit dideteksi.
  • Waktu penggunaan, sebagian besar obat tidak pengaruh pada hasil tes, kecuali obat yang mengandung HCG.

Test pack akan menunjukkan hasil yang akurat jika digunakan dua hari sebelum tanggal datang bulan (tanggal ini dapat dihitung jika siklus menstruasi Anda teratur) atau 12 hari setelah berhubungan seks di masa subur atau saat Anda mengalami keterlambatan menstruasi. Berikut beberapa tips agar hasil test menggunakan test pack lebih akurat :

  • Pada saat membeli pilihlah alat yang paling sensitif.
  • Belilah alat tes saat mendekati waktu pemeriksaan, sebab alat ini sangat dipengaruhi oleh tempat penyimpanan.
  • Baca instruksi cara penggunaan dan pembacaan hasil, karena berbeda merk bisa saja berbeda cara penggunaan.
  • Lakukan test kehamilan pada pagi hari karena pada pagi hari konsentrasi urine pekat, saat ada kenaikan HCG maka akan memungkinkan hasil positif pada alat.
  • Bila hasil menunjukkan negatif, namun Anda mengalami tanda-tanda kehamilan, cobalah mengulang test 3 hari setelahnya. Kadar hormon HCG meningkat dua kali lipat pada 6 minggu pertama kehamilan.
Sumber gambar : http://tribunnews.com

Penggunaan test pack sebagai tes kehamilan ternyata juga memberikan sejumlah keuntungan, yaitu :

  • Cepat, karena waktu yang dibutuhkan sangat singkat.
  • Mudah didapat, karena diperdagangkan secara komersil.
  • Ibu hamil dapat melakukan sendiri tanpa harus pergi ke RS atau bidan.
  • Hasil pemeriksaan mudah dibaca sehingga tidak perlu diragukan.

Itulah ulasan seputar cara kerja test pack yang sering kita jumpai. Pastikan kita mengetahui bagaimana cara kerja alat yang kita gunakan, untuk menambah pengetahuan kita. Semoga bermanfaat.

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Loading…

0

Comments

0 comments

Perkembangan perawatan kulit yang harus Anda ketahui

Apa sebenarnya minuman beralkohol itu?