in

Mengenal Makro Excel

Setelah kita mengenal beberapa fungsi dan rumus-rumus pada Microsoft Excel, selanjutnya yang harus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan adalah dengan mempelajari Macro pada Excel. Macro adalah sebuah fasilitas yang dimiliki Microsoft Excel yang dapat digunakan untuk merekam semua tindakan dan perintah yang dilakukan pada program Excel. Alat bantu yang digunakan dalam pembuatan perintah maupun perekaman Macro adalah dengan menggunakan Visual Basic Editor. Tujuan pembuatan Macro adalah agar semua perintah yang user berikan akan direkam oleh aplikasi Excel dengan bahasa Visual Basic dan ditampilkan pada program bantu Microsoft Visual Basic Editor.

1.1. Menampilkan Tab Developer
Gambar 1.1. Langkah untuk menampilkan tab Developer

Segala pengaturan khusus dan perintah-perintah pada Macro sebenarnya telah disediakan pada Tab Developer, tetapi menu ini tidak ditampilkan secara manual. Untuk menampilkan Tab Developer perlu dilakukan beberapa langkah yang dapat dilihat seperti pada Gambar 1.1. Sangat disarankan menggunakan Microsoft Excel 2010 ke atas.

Gambar 1.2. Menampilkan Tab Developer

Pada jendela Customize Ribbon, seperti langkah pada Gambar 1.1. beri tanda centang pada pilihan Developer atau bisa dilihat pada Gambar 1.2.

1.2. Merekan dan Menjalankan Macro

Pada pembuatan Macro terdapat dua metode yang mungkin dilakukan yaitu merekam Macro dan menuliskan kode Macro pada bahasa VBA. Sebagai langkah awal untuk dipelajari adalah membuat Macro dengan cara merekam atau record.
Merekam sebuah macro pada intinya sama dengan melakukan perekaman pada aktivitas lain seperti membuat video maupun merekam suara. Sebelum merekam sebuah Macro yang harus dilakukan sebelumnya adalah mempersiapkan skenario yang akan dilakukan secara manual. Hal ini berfungsi memastikan langkah-langkah yang diinginkan agar tidak terjadi kesalahan pada saat merekam makro, misalnya pada lembar kerja excel yang telah aktif pada Sheet1, blok sel A1 hingga D1 kemudian pilih dan klik Merge & Center seperti pada Gambar 1.3.

Gambar 1.3. Merge & Center

Selanjutnya ketik DAFTAR ALAT LAB. OTK, dengan Fill Color : Light Blue, Font Color : White. Pada sel A2 ketik ID, pada sel B2 ketik Nama Alat, pada sel C2 ketik Spesifikasi, dan pada sel D2 ketik Jumlah. Jika semua benar maka akan terlihat seperti pada Gambar 1.4.

Gambar 1.4. Contoh Skenario untuk Merekam Makro

Setelah skenario telah selesai dipersiapkan maka proses merekam Makro telah dapat dilakukan. Merekam atau Record Makro dapat dilakukan dengan cara masuk ke tab Developer kemudian klik Record Macro seperti pada Gambar 1.5.

Gambar 1.5. Icon Record Macro

Jika melakukan klik pada Gambar 1.5. akan didapatkan tampilan seperti Gambar 1.6.

Gambar 1.6. Tampilan Menu Record Macro

Macro name
Masukkan nama yang ingin digunakan untuk Makro. Nama tidak boleh melebihi 32 karakter, tidak boleh menyertakan spasi (misalnya My First Macro merupakan contoh yang salah tetapi harus ditulis My_First_Macro atau MyFirstMacro). Cobalah untuk membuat nama makro menjelaskan apa yang dilakukannya sehingga dapatdengan mudah didentifikasi nanti.

Shortcut key
Pilihan ini bersifat opsional, tetapi jika digunakan akan mempermudah untuk menjalankan Makro nanti. Klik di textbox kecil di kotak dialog kemudian ketik key yang ingin digunakan sebagai Shurtcut pada Keyboard. Untuk menggunakan Shurtcut pada Keyboard perlu ditambahkan dengan menekan [Ctrl], karena banyaknya [Ctrl] + [Huruf] yang sudah ditetapkan pada built-in sehingga biasanya muncul ide untuk memasukkan huruf besar (sehingga Shortcut dapat dimunculkan dengan menekan [Ctrl] + [Shift] + [Huruf]) sehingga tidak akan menimpa Shortcut pada Keyboard yang telah terbuilt-in.

Store macro in:
Dialog ini menunjukkan tempat dimana Makro akan disimpan.
• Pilih This Workbook, jika Makro yang telah dibuat ingin disimpan pada buku kerja yang saat ini sedang digunakan. Makro akan dapat digunakan dimanapun selama buku kerja yang tempat Makro disimpan terbuka.
• Pilih Personal Macro Workbook untuk membuat makro yang tersedia untuk digunakan dalam buku kerja apapun pada komputer saat ini (atau, tergantung pada konfigurasi jaringan, di komputer manapun ketika login).
• Pilih New Workbook, jika tidak ingin menggunakan salah satu pilihan lain, mungkin karena ingin membuat Excel Add-In untuk mendistribusikan makro untuk pengguna lain.

Description
Ini adalah fitur opsional tapi berguna yang digunakan untuk menggambarkan Makro yang telah dibuat seperti apa, sehingga akan mempermudah saat penggunaan Makro dan mengingat fungsi Makro jika ingin dilakukan perubahan pada kemudian hari.

1.2.1. Merekam Makro

Klik icon seperti pada Gambar 1.5., kemudian akan muncul tampilan seperti Gambar 1.6., dan masukkan semua diskripsi tentang makro seperti pada Gambar 1.7.

Gambar 1.7. Keterangan Makro

Klik Ok, jika sudah terdapat simbol seperti Gambar 1.8. maka siap untuk melakukan proses merekam Makro, dan tuliskan pada buku kerja seperti skenario yang telah dibuat sebelumnya yaitu seperti Gambar 1.4. Pada saat merekam Makro semua tindakan di Excel, apakah menggunakan keyboard atau mouse untuk memberikan perintah, semuanya akan terbaca pada Makro sampai proses Merekam berhenti, jadi jika membuat kesalahan juga akan tersimpan di dalam Makro. Sebagai catatan pada saat merekam Makro tidak ada pertimbangan batas waktu, sehingga seberapa lama dan seberapa panjang proses perekaman, Excel akan selalu berusaha secepat mungkin untuk memutar ulang hasil rekaman.

Gambar 1.8. Simbol Makro Siap Merekam
1.2.2. Menghentikan Rekaman

Ketika proses merekam Makro dirasa telah selesai maka bisa dihentikan dengan cara klik Stop Recording. Jangan menutup toolbar secara manuan (dengan klik tanda silang pada sudut kanan atas) karena hal ini tidak akan menghentikan proses perekaman. Jika hal ini dilakukan karena kesalahan, maka masih dapat menghentikan perekaman dengan pergi ke menu Tools kemudian memilih Makro dan Stop Recording.
Pada saat merekam Makro tidak jarang melakukan kesalahan, jika itu terjadi yang dapat dilakukan adalah membatalkan (undo) tindakan terakhir dan melanjutkan proses perekaman. Tetapi pada banyak kasus jika kesalahan terjadi berulang-ulang, seringkali tindakan yang terbaik adalah untuk menghentikan makro dan mulai lagi, memberikan makro baru dengan nama yang sama (Excel akan meminta izin untuk menimpa Makro sebelumnya). Ketika mempunyai pemahaman yang lebih luas tentang pemrograman VBA, yang akan sering dilakukan adalah melanjutkan proses merekam setelah membuat kesalahan dan memperbaiki kode secara manual.

1.2.3. Menjalankan Makro

Ada beberapa cara yang berbeda untuk menjalankan Makro, buka menu Developer dan pilih Macros kemudian kan muncul dialog seperti pada Gambar 1.9. atau menggunakan cara pintas keyboard [Alt] + [F8] untuk membuka kotak dialog pada Gambar 1.9. Dialog ini berisi daftar semua macro yang tersedia. Pilih nama Makro yang dibutuhkan dan klik tombol Run untuk mengaktifkannya.

Gambar 1.9. Kotak Dialog Makro

Cara untuk membuka Makro tersebut masih terbilang terlalu lama, tetapi cara ini diperlukan jika mengalmi beberapa kondisi seperti, lupa atau sengaja tidak membuat shortcut Makro, membuat Makro yang terlalu banyak sehingga tidak memungkinkan untuk menghafal semua shortcutnya.
Oleh karena itu shurtcut yang telah dibuat sesaat sebelum membuat Makro sangat berguna untuk mempersingkat waktu mengaktifkan kembali Makro. Sebagai contoh sesuai yang telah dibahas seelumnya shortcut Makro yang telah dibuat adalah [Ctrl] + [Shift] + [m], jika menekan shortcut yang elah dibuat pada buku kerja baru maka akan didapatkan hasil seperti pada Gambar 1.4.
Selain berbagai cara yang telah dijelaskan, masih terdapat trik lagi untuk membuka Makro saat keyboard tidak dapat digunakan, yaitu dengan cara membuat Quick access Toolbar. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah klik segitiga kecil pada Quick Access Toolbar di pojok kiri atas, lalu pilih More Commands atau bisa dilihat pada Gambar 1.10.

Gambar 1.10. Menu More Commands

Setelah jendela Excel Options terbuka, pada bagian Choose commands fromklik anak panah ke bawah dan pilih Macros. Selanjutnya pilih Makro yang akan dibuat shortcut (misalnya DaftarAlat) kemudian klik Add. Jika Makro telah terpilih maka Makro akan berpindah di sebelah kanan atau bisa dilihat seperti Gambar 1.11. Untuk mengubah nama dan icon tampilan Makro dapat menggunakan menu Modify, jika telah selesai klik Ok.

Gambar 1.11. Excel Options

Setelah kembali pada jendela lembar kerja Excel akan didapatkan Quick Access Toolbar seperti Gambar 1.12. yang dapat digunakan untuk menjalankan Makro yang telah dibuat. Jika Quick Access Toolbar diklik maka akan didapatkan tampilan seperti Gambar 1.4.

Gambar 1.12. Shortcut Makro pada Quick Access Toolbar

What do you think?

Written by erapee

Erapee.com adalah media dan sarana belajar yang dituangkan dalam tulisan-tulisan sederhana dan inspiratif. Erapee.com memberikan wadah bagi para penulis untuk mengingat kembali apa yang mereka pelajari dengan cara menuliskannya.

Comments

Leave a Reply

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0

Katakan Cinta dengan Excel

Cara Copy ‘Visible’ Cells Only