in

Tingkatkan performa Anda dengan kopi

Bagi sebagian para atlit, meminum kopi sebelum olahraga sudah menjadi suatu keharusan. Sebab, menurut beberapa penelitian kafein dalam kopi mampu meningkatkan performa tubuh. Bagaimana bisa itu terjadi?

Menurut artikel Science for Better Nutrition yang dilansir oleh Nestle Nutrition Institute, kafein merupakan zat memberi tendangan dalam kopi yang kita minum. Zat inilah yang membuat Anda bangun dan siap beraktivitas di pagi hari, serta membantu membuat Anda tetap semangat ketika Anda mulai merasa lelah. Khasiat itulah yang dimanfaatkan para altit untuk menjaga kebugaran tubuh mereka, sehingga tidak mengherankan bila banyak para atlit tertarik mengkonsumsi kopi.

1,3,7-trimethylxanthine alias kafein merupakan zat farmakologis alami yang paling banyak dikonsumsi dan mudah ditemukan dalam biji kopi, daun teh, biji kakao (coklat), dan kacang kola. Oleh karena itu, konsumsi kafein hampir tidak mungkin untuk dihindari. Dan sumber kafein paling sering dikonsumsi umumnya adalah kopi.

Lalu bagaimana efek kafein pada altit dengan berbagai jenis olahraganya?

Ternyata, kafein memberikan efek samping yang berbeda terhadap jenis olahraga yang berbeda. Kafein terbukti dapat meningkatkan daya tahan dan kinerja pembalap sepeda, meningkatkan daya tahan tubuh pelari, dan memperbaiki kinerja dan kekuatan atlit dayung. Selain itu, terdapat pula sebuah laporan yang menyatakan bahwa dengan konsumsi kopi mampu meningkatkan kecepatan, kelincahan, dan enegri berlebih pada atlit. Namun, terdapat pula kasus yang menunjukkan bahwa kopi memberi efek negatif bagi penggunanya.

Bagaimana cara kerja kafein dalam kopi?

Kopi mampu meningkatkan performa tubuh dengan cara mempengaruhi hormon, metabolisme, otot, jantung, ginjal, dan fungsi pernafasan. Kafein juga mempengaruhi sistem saraf pusat, dimana ia bertindak sebagai stimulan dengan mengganggu peningkatan zat kimia otak, adenosine pada reseptornya. Adenosine mempengaruhi aktivitas sel saraf, dan bekerja berlawanan dengan kafein. Sementara adenosine memiliki efek menenangkan karena memperlambat aktivitas sel-sel saraf, kafein malah mempercepat aktivitas sel-sel tersebut. Dengan demikian kafein mengurangi kelelahan, meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan suasana hati, menimbulkan perasaan berenergi, meningkatkan konsentrasi, dan membantu mempercepat waktu untuk bereaksi. Dan tentunya seiring efek kafein tersebut, performa tubuh akan meningkat pula.

Amankah kafein bagi tubuh?

Pada faktanya, kafein memberikan tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap setiap individu. Sebagai contoh, pada sebagian orang konsumsi kafein dalam kopi mempengaruhi pola tidur. Sedangkan efek lain akibat kafein dalam kopi yang sering dialami sebagian orang yakni rasa gampang terkejut dan rasa cemas berlebihan, tingkat kekhawatiran yang tinggi, sakit kepala, pusing, dan sakit perut. Tentunya bila efek ini dirasakan oleh para atlit akan fatal akibatnya, terlebih jika mereka sedang dalam perlombaan.

Berapa dosis kafein/kopi yang aman?

Sebenarnya dosis kafein yang efektif bagi setiap orang tidak dapat ditentukan secara pasti, sebab setiap individu memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda. Jumlah kafein yang disarankan untuk memperbaiki kinerja yakni pada kisaran 1-3 mg kafein per kg berat badan. Namun, akan lebih aman bila Anda mengkonsumsi kafein dengan tingkat dosis paling rendah, sebab semakin tinggi dosis kafein yang dikonsumsi menyebabkan efek samping yang tinggi pula. Dan hingga saat ini belum terbukti bahwa semakin banyak konsumsi kafein akan memberikan tingkat performa yang lebih tinggi pula.

Kapan konsumsi kafein/ kopi yang tepat?

Kafein sangat mudah diserap oleh saluran pencernaan, bahkan konsentrasi kafein dalam aliran darah mencapai puncaknya 30-60 menit setelah konsumsi dan tetap tinggi selama 3-4 jam. Rata-rata sekitar setengah dari kafein hilang dalam waktu 4-6 jam, dan 75% dibersihkan dalam waktu 6-7 jam. Jadi, sebaiknya Anda mengkonsumsi kafein sekitar satu jam sebelum Anda mulai beraktivitas.

Apakah kopi sumber kafein yang baik?

Kopi merupakan sumber kafein yang paling banyak, namun mungkin kopi bukan sumber terbaik untuk meningkatkan kinerja. Sebab, kita tidak dapat memastikan secara tepat jumlah kafein yang terdapat dalam secangkir kopi segar karena setiap produk kopi memiliki tingkat kadar kafein yang berbeda. Berikut tabel ringkasan kadar kafein pada berbagai minuman :

What do you think?

Written by erapee

Erapee.com adalah media dan sarana belajar yang dituangkan dalam tulisan-tulisan sederhana dan inspiratif. Erapee.com memberikan wadah bagi para penulis untuk mengingat kembali apa yang mereka pelajari dengan cara menuliskannya.

Comments

Leave a Reply

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0

Butuh uang? Daftarkan diri di website freelance berikut….

Melawan kanker dengan kunyit putih