in

Fluid layout dalam WordPress

Dalam terminologi pengembangan tema WordPress, tata Fluid layout adalah layout yang menggunakan nilai proporsional sebagai unit pengukuran untuk blok konten, gambar, atau item lainnya yang merupakan bagian dari tema WordPress. Hal ini memungkinkan halaman web menyesuaikan secara proporsional isi dari konten mulai dari gambar, table, tulisan dll dengan layar pengguna. Fluid layout berbeda dengan fixed layout dimana setiap aspek tema memiliki lebar tetap dalam piksel.

Dalam membuat situs web atau tema WordPress, perancang dan pengembang harus memutuskan apakah mereka ingin membuat desain yang fluid atau fixed. Meskipun desain fixed biasanya terlihat lebih mudah dibuat, fixed layout memiliki beberapa kekurangan yang diperbaiki dengan menggunakan fluid layout. Karena banyak pengguna saat ini memiliki resolusi layar yang lebih tinggi dari 1024 × 768, mungkin ada banyak ruang putih di kedua sisi konten tema jika menggunakan fixed layout. Bagi pengguna dengan layar yang lebih kecil atau yang mengakses situs Anda dengan handphone atau tablet akan lebih baik jika tampilan didesain dengan fluid layout yang akan menyebabkan munculnya scroll bar pada layarsebagai akibat konten tersebut lebih lebar dari layar pengguna.

Meskipun desain fluid layout biasanya dilihat sebagai pemecahan banyak masalah yang terkait dengan beberapa ukuran layar, hal itu menciptakan beberapa masalah tersendiri. Perancang memiliki sedikit kontrol atas apa yang dilihat pengguna dan konten seperti gambar mungkin memerlukan lebar layar yang cukup untuk dapat ditampilkan pada resolusi yang berbeda. Layar pengguna yang  sangat besar akan menyebabkan website Anda terlihat kekurangan konten, sehingga desain yang Anda buat terlihat tidak begitun menarik.

Dengan bertambahnya penggunaan smartphone dan tablet di seluruh dunia, istilah Responsive Development semakin populer. Hal ini tidak jauh berbeda dengan fluid layout, dan hal ini adalah proses pembuatan situs web atau tema dengan semua perangkat dan ukuran layar. Teknik desain fluid, bersama dengan kueri media CSS, sering digunakan untuk membuat website atau tema yang ‘responsif’.

What do you think?

Written by erapee

Erapee.com adalah media dan sarana belajar yang dituangkan dalam tulisan-tulisan sederhana dan inspiratif. Erapee.com memberikan wadah bagi para penulis untuk mengingat kembali apa yang mereka pelajari dengan cara menuliskannya.

Comments

Leave a Reply

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0

Footer dalam WordPress

Excerpt (kutipan) dalam WordPress