in

Nomor Atom 1 – Fakta Menarik Tentang Hidrogen

Hidrogen adalah elemen kimia dengan simbol elemen H dan nomor atom 1. Ini penting untuk semua kehidupan dan berlimpah di alam semesta, jadi akan sangat lebih naik jika kamu mengenalnya. Berikut adalah fakta dasar tentang unsur pertama dalam tabel periodik, yang bernama hidrogen.

Hidrogen

Nama Unsur: Hidrogen

Simbol Elemen: H

Nomor Atom: 1

Grup: Grup 1

Klasifikasi: Bukan Logam

Blok: s-blok

Konfigurasi Elektron: 1s1

Fase di STP: Gas

Titik lebur: 13,99 K (−259,16 ° C, −434,49 ° F)

Titik Didih: 20.271 K (−252.879 ° C, −423.182 ° F)

Densitas pada STP: 0,08988 g / L

Status Oksidasi: -1, +1

Elektronegativitas (Skala Pauling): 2.20

Struktur Kristal: Heksagonal

Magnetik Ordering: Diamagnetik

Penemu: Henry Cavendish (1766)

Dinamai Oleh: Antoine Lavoisier (1783)

Nomor Atom: 1

Hidrogen adalah elemen pertama dalam tabel periodik, yang berarti hidrogen memiliki nomor atom 1 atau 1 proton di setiap atom hidrogen. Nama elemen berasal dari kata Yunani hydro untuk “air” dan gen untuk “membentuk,” karena hidrogen akan membentuk air (H2O) jika berikatan dengan oksigen. Gas hidrogen, H2, pertama kali dihasilkan secara artifisial oleh T. Von Hohenheim (dikenal juga sebagai Paracelsus, 1493–1541) melalui pencampuran logam dengan asam kuat. Dia tidak menyadari bahwa gas mudah terbakar yang dihasilkan oleh reaksi kimia ini adalah unsur kimia yang baru. Pada tahun 1671, Robert Boyle menemukan kembali dan mendeskripsikan reaksi antara besi dan asam yang menghasilkan gas hidrogen. Akan tetapi hidrogen tidak diakui sebagai unsur sampai 1766 oleh Henry Cavendish, setelah ia mengenali gas hidrogen sebagai zat diskret dengan mengidentifikasikan gas tersebut dari reaksi logam-asam sebagai “udara yang mudah terbakar”.

C:\Users\Administrator\Downloads\Garis waktu hidrogen.png
Fakta tentang Hidrogen

Berat Atom: 1,00794

Mempunyai berat atom 1,00794 menjadikan hidrogen elemen paling ringan. Karena begitu ringan, elemen murni hidrogen tidak terikat oleh gravitasi Bumi. Jadi, sangat sedikit gas hidrogen yang tersisa di atmosfer. Planet-planet besar, seperti Yupiter, sebagian besar terdiri dari hidrogen, sangat mirip dengan Matahari dan bintang-bintang. Meskipun hidrogen, sebagai elemen murni, namun hidrogen dapat berikatan dengan dirinya sendiri untuk membentuk H2. Elemen itu (H2) masih lebih ringan dari satu atom helium karena kebanyakan atom hidrogen tidak memiliki neutron. Faktanya, dua atom hidrogen (1,008 satuan massa atom per atom) kurang dari setengah massa satu atom helium (massa atom 4,003).

Fakta tentang Hidrogen

  • Hidrogen adalah unsur yang paling melimpah. Sekitar 90% atom dan 75% massa elemen alam semesta adalah hidrogen, biasanya dalam keadaan atom atau sebagai plasma. Meskipun hidrogen adalah unsur yang paling melimpah dalam tubuh manusia dalam hal jumlah atom unsur, tetapi hanya sebagai urutan ketiga dalam jumlah massa (setelah oksigen dan karbon), karena hidrogen sangat ringan. Hidrogen ada sebagai unsur murni di Bumi sebagai gas diatomik, H2, tetapi jarang terjadi di atmosfer Bumi karena cukup ringan untuk melepaskan diri dari gravitasi dan terbang ke luar angkasa. Unsur ini tetap umum di permukaan bumi, di mana ia terikat ke dalam air dan hidrokarbon menjadi elemen ketiga yang paling melimpah.
  • Terdapat tiga isotop hidrogen alami: protium, deuterium, dan tritium. Isotop hidrogen yang paling umum adalah protium, yang memiliki 1 proton, 0 neutron, dan 1 elektron. Fakta ini menjadikan hidrogen satu-satunya elemen yang dapat memiliki atom tanpa neutron. Deuterium memiliki 1 proton, 1 neutron, dan 1 elektron. Meskipun isotop ini lebih berat dari protium, deuterium bukan radioaktif. Namun, isotop terakhir dari hidrogen yaitu tritium dapat memancarkan radiasi. Tritium adalah isotop dengan 1 proton, 2 neutron, dan 1 elektron.
  • Gas hidrogen sangat mudah terbakar dan digunakan sebagai bahan bakar oleh mesin utama pesawat ruang angkasa. Gas hidrogen sangat mudah terbakar jika berbentuk gas diatomik atau H2. Jika gas mudah terbakar lain harus berada pada konsentrasi tinggi untuk benar-benar terbakar, tetapi tidak demikian halnya dengan hidrogen. Hidrogen akan terbakar pada konsentrasi terendah 4 persen hingga 75 persen.
  • Senyawa hidrogen umumnya disebut hidrida.
  • Hidrogen dapat diproduksi dengan mereaksikan logam dengan asam (mis., Seng dengan asam klorida).
  • Bentuk fisik hidrogen pada suhu dan tekanan ruangan adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau. Walaupun saat menjadi gas dan cairan hidrogen bukan termasuk logam, tetapi ketika hidrogen dikompresi menjadi padatan, unsurnya adalah logam alkali. Hidrogen logam kristalin padat memiliki kerapatan terendah dari padatan kristalin mana pun.
  • Hidrogen memiliki banyak kegunaan, meskipun sebagian besar hidrogen digunakan untuk memproses bahan bakar fosil dan dalam produksi amonia. Hidrogen semakin penting sebagai bahan bakar alternatif yang menghasilkan energi dengan pembakaran, mirip dengan apa yang terjadi pada mesin bahan bakar fosil. Hidrogen juga digunakan dalam sel bahan bakar dari reaksi antara hidrogen dan oksigen untuk menghasilkan air dan listrik.
  • Dalam senyawa, hidrogen dapat mengambil muatan negatif (H) atau muatan positif (H+).
  • Hidrogen adalah satu-satunya atom yang persamaan Schrödinger memiliki solusi tepat.

What do you think?

Leave a Reply

Memahami Ketidakpastian Pengukuran

Fakta tentang Helium : Nomor Atom 2 pada Tabel Periodik