Akhir-akhirnya sering kita dengar penggunaan boraks sebagai campuran bahan makanan. Padahal jelas sekali penyalahgunaan tersebut dapat menimbulkan resiko yang sangat fatal. Namun, disisi lain bahayanya paparan langsung boraks, boraks menyimpan banyak manfaat lain. Boraks diketahui dapat digunakan sebagai pembersih yang ampuh, untuk itu ketahui cara kerja boraks sebagai pembersih berikut ini
Apa itu boraks?
Boraks atau biasa disebut juga dengan sodium borate decahydrate, sodium pyborate, birax, sodium tetraborate decahydrate, sodium biborate merupakan salah satu mineral alami yang dirumuskan dengan Na2B4O7.10 H2O yang telah ditemukan sejak 4000 tahun lalu. Boraks biasanya dimanfaatkan untuk keperluan industri. Namun tak jarang dalam pemanfaatan rumah tangga boraks digunakan sebagai pembersih alami, pembersih multiguna, fungisida, pengawet, insektisida, maupun desinfektan. Kristal boraks berwarna keputihan, tidak berbau, dan memiliki sifat basa. Boraks tidak mudah terbakar dan tidak reaktif, untuk itu biasana boraks digunakan sebagai campuran agen pembersih dan juga pemutih klorin.
Cara kerja boraks sebagai pembersih
Sifat alamiah boraks yang tidak mudah terbakar dan tidak reaktif menjadikan boraks dapat dimanfaatkan sebagai pembersih. Cara kerja boraks dalam membersihkan dan memutihkan bahan yakni dengan mengubah molekul air menjadi hidrogen peroksida (H2O2). Reaksi tersebut lebih disukai dalam air panas. Keuntungan lainnya bahwa boraks cenderung bersifat basa yaitu pada kisaran 9,5 menjadikan boraks sebagai solusi yang tepat untuk pencucian dengan air karena mampu meningkatkan efektivitas pemutih dan pembersih lainnya. Sedangkan dalam rekasi kimia lainnya, boraks berperan sebagai peyangga untuk mempertahankan pH agar stabil yang mana sangat diperlukan untuk keberjalanan reaksi kimia pembersih. Selain itu adanya ikatan kimia antara boraks dengan partikel lain juga mampu menjaga agar bahan pembersih tersebar merata dalam campuran dengan cara memaksimalkan luas permukaan partikel aktif untuk meningkatkan daya pembersihan.
Resiko penggunaan boraks
Meskipun boraks adalah produk alami bukan berarti boraks lebih aman digunakan jika dibandingkan dengan bahan kimiabuatan manusia. Disamping beragam manfaatnya, boraks juga menyimpan sejumlah resiko yang perlu kita waspadai. Paparan langsung boraks mampu menyebabkan kulit kemerahan dan terkelupas, kejang, dan gagal ginjal. Dosis yang diperkirakan mematikan jika tertelan untuk orang dewasa adalah sekitar 15-20 gram, sedangkan boraks kurang dari 5 gram dapat membunuh anak atau hewan peliharaan. Karena alasan inilah boraks tidak boleh digunakan untuk produk makanan. Masalah lain yang dapat timbul adalah terkait kulit, mata, dan iritasi pernafasan. Selain itu, paparan boraks juga dapat merusak kesuburan dan menyebabkan kerusakan pada janin.
Lalu bagaimana dengan penggunaan produk pembersih yang mengandung boraks? Sangatlah susah untuk menghindari produk pembersih berbahan boraks, bahkan jika kita teliti pun semua produk pembersih memiliki resiko masing-masing. Setelah kita mengetahui resiko yang telah ada,penting kita waspadai untuk menggunakan produk tersebut dengan benar. Terutama jangan menggunakan boraks di sekitar makanan dan menjauhkan produk berboraks dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan. Selain itu pastikan untuk membilas bersih semua barang yang menggunakan pembersih berboraks.


GIPHY App Key not set. Please check settings