in

5 Racun yang sangat mematikan yang Wajib Anda ketahui

Erapee – Menurut ahli toksikologi, setiap zat kimia dapat berpotensi sebagai racun jika digunakan dalam dosis/takaran yang berlebihan. Terdapat banyak sekali bahan kimia berbahaya yang bersifat beracun. Beberapa diantaranya bahkan telah menjadi pilihan untuk digunakan sebagai racun dalam aksi pembuhunan atau bunuh diri. Berikut beberapa contoh racun yang sangat mematikan

Belladonna (Deadly Nightshade)

Sumber Gambar : medicinalplantsanduses.com

Belladonna (Atropa belladona) berasal dari bahasa Italia yang berarti “wanita cantik”. Jenis tanaman ini populer sebagai tanaman kosmetik pada abad pertengahan. Belladonna memiliki nama lain yakni Nightsade yang berarti mematikan. Dijuluki demikian karena dalam tanaman ini terkandung berbagai jenis zat kimia beracun seperti solanin, hiosin (scopalamine), dan atropin. Dahulu kala, biasanya jus dari tanaman dan buahnya digunakan untuk memberi tanda panah dengan racun. Sedangkan jika mengkonsumsi daun tunggal atau 10 buahnya dapat menyebabkan kematian.

Kisah penggunaan Belladonna terjadi pada tahun 1040, dimana Macbeth menggunakan Belladonna untuk meracuni Denmark yang menyerang Skotlandia. Bukti menunjukkan pembunuhan berantai Locusta dilakukan dengan menggunakan Belladonna, yang mana menewaskan kaisar Romawi Claudius.

Poison Hemlock

Sumber Gambar : ravensroots.com

Poison Hemlock (Conium maculatum) merupakan tanaman berbunga tinggi dengan akar menyerupai wortel. Semua bagian tanaman ini mengandung alkaloid beracun yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Kematian terjadi akibat kegagalan pernapasan karena paparan alkaloid beracun. Hal yang lebih mengerikan, saat korban keracunan ia akan mengalami kelumpuhan atau tidak dapat bergerak, namun akan tetap sadar akan sekelilingnya.

Kasus keracunan Hemlock paling terkenal adalah kematian filsuf Yunani Socrates. Ia ditemukan dijatuhi hukuman meminum Hemlock dengan tangannya sendiri akibat terbukti memiliki ajaran sesat.

Strychnine

Sumber Gambar : commons.wikimedia.org

Strychnine berasal dari biji tanaman Strychnos nux vomira atau dikenal juga sebagai pohon Strychnine. Biji pohon strychine merupakan sumber utama dari alkaloid strychnine dan brucine yang sangat beracun. Sama halnya dengan Hemlock dan Belladonna, strychnine mampu menyebabkan kelumpuhan yang berujung kematian akibat kegagalan pernapasan. Dan hingga saat ini belum ditemukan obat penawarnya.

Dahulu strychnine digunakan sebagai bahan aktif untuk racun tikus. Karena tidak ada obat penawarnya, dan pertimbangan akan keselamatan anak-anak serta hewan peliharaan penggunaan strychnine sebagai bahan aktif racun tikus dihentikan.

Arsenik

Sumber Gambar : enerjiportali.com

Arsenik termasuk salah satu unsur kimia yang sangat bercaun. Arsenik terdapat dalam bentuk bebas maupun mineral. Arsenik mampu membunuh seseorang dengan menghambat produksi enzim dalam tubuh. Arsenik ternyata dapat ditemui pada beberapa produk rumah tangga seperti pestisida. Penggunaan arsenik sebagai racun sangat populer pada abad pertengahan karena mudah diperoleh. Gejala keracunan arsenik antara lain diare, kebingungan, dan muntah. Orang terkenal yang telah meninggal akibat keracunan arsenik antara lain Napoleon Bonaparte, George III dari Inggris, dan Simon Bolivar. Namun dijaman modern seperti sekarang, paparan arsenik dapat dengan mudah terdeteksi.

Polonium

Sumber Gambar : assignmentpoint.com

Sama halnya dengan arsenik, polonium juga merupakan unsur kimia beracun. Polonium sangat radioaktif, dimana jika terhirup atau tertelan dapat menyebabkan kematian walaupun dalam dosis yang sangat rendah. Menurut para ahli, diperikrakan satu gram polonium yang menguap dapat membunuh lebih dari satu juta orang. Gejala keracunan polonium tidak langsung membunuh, melainkan menyebabkan korban menderita sakit kepala, diare, rambut rontok, serta gejala keracunan radiasi, sedangkan kematian dapat terjadi dalam beberapa hari atau minggu.

Kasus keracunan polonium paling terkenal adalah penggunaan polonium-210 untuk membunuh mata-mata Alexander Litvinenko, melalui secangkir teh hijau. Butuh waktu tiga minggu bagi Alexander Litvinenko untuk mati.

Like & Share artikel ini, semoga bermanfaat.

What do you think?

Written by erapee

Erapee.com adalah media dan sarana belajar yang dituangkan dalam tulisan-tulisan sederhana dan inspiratif. Erapee.com memberikan wadah bagi para penulis untuk mengingat kembali apa yang mereka pelajari dengan cara menuliskannya.

Comments

Leave a Reply

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0

Jadi Jutawan dengan Affiliate Marketing

Mengenal, Apa itu bahan kimia beracun?