Untuk menjaring Aparatur Sipil Negara (ASN) saat CPNS, diperlukan sistem seleksi yang ketat. Pelamar mulanya akan diseleksi berdasarkan kelengkapan berkas.
Jika pada tahap pertama pelamar sudah gugur karena berkas yang tidak lengkap atau karena ada syarat lain yang tidak terpenuhi, pelamar tidak akan bisa meneruskan seleksi CPNS tahap berikutnya.
Tahap kedua yang perlu dijalani pelamar setelah lulus seleksi administrasi adalah tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Pada tahap ini persaingan antar pelamar sangat ketat, apalagi jika formasi yang dipilih adalah formasi favorit.
Selain itu, pelamar juga harus melewati ambang batas skor minimal pada setiap jenis tes SKD. Apabila dinyatakan lolos tes SKD, pelamar baru bisa menjalani tes SKB untuk menentukan kelulusan akhir.
Ada fakta-fakta yang perlu kamu ketahui pada tes SKD CPNS. Sebab, mungkin saja pelaksanaan tes SKD CPN 2021 tidak jauh berbeda dan mengadaptasi pelaksanaan tes SKD tahun sebelumnya.
1. Tes SKD CPNS diselenggarakan dengan Metode Computer Assisted Test (CAT).
Artinya, peserta tes akan diminta mengerjakan soal dengan menggunakan komputer, sehingga peserta dapat mendapatkan hasil atau skornya langsung setelah mengerjakan.
2. Materi soal yang diujikan saat tes SKD CPNS ada tiga (3) macam:
3. Kategori yang bisa mendaftar SKD CPNS beserta nilai ambang batas tes SKD CPNS yang perlu dicapai masing-masing kategori antara lain.
4. Mekanisme penilaian soal TIU, TWK, dan TKP tidak sama
5. Nilai kumulatif maksimal yang bisa didapatkan maksimal 500
Enter your account data and we will send you a link to reset your password.
To use social login you have to agree with the storage and handling of your data by this website. %privacy_policy%
AcceptHere you'll find all collections you've created before.